gilimeno

/Tag:gilimeno

AksaraTani; Milik Siapa? Ironi Di Tanah Sendiri.

Pada tahun 2009, Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan kawasan Gili Matra (Meno, Trawangan dan Ayer) sebagai Taman Wisata Perairan dengan Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) No. Kep.67/MEN/2009, dan sejak tahun 2011 Pemerintah Indonesia menjadikan Lombok dan Gili Matra sebagai salah satu dari dua Destinasi Pariwisata Nasional di Nusa Tenggara Barat. Penetapan Gili Matra [...]

By | 2018-02-06T04:03:13+00:00 February 5th, 2018|AksaraPangan|0 Comments

AksaraTani; Ares(Bukan Dewa Perang) Masakan Khas Berbahan Bonggol Pisang

“Selain pelecing kangkung, apalagi sih makanan yang khas di Lombok?” pertanyaan itu saya lontarkan ke Oka, salah satu teman dari Lombok yang saya temui di Jakarta beberapa waktu lalu. Dengan bangga, Oka menjawab “Äres”. Ketika mendengar kata ares, saya langsung teringat salah satu dewa dalam mitologi Yunani Kuno, yaitu dewa perang anak dari dari dewa [...]

By | 2018-02-05T14:20:36+00:00 February 5th, 2018|AksaraPangan|0 Comments

Presentasi Publik AksaraTani; Mengurai Meno Dalam Karya Seni

Sejak awal, Pasirputih memang dihajatkan sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial, pendidikan dan budaya yang ruang kerja-nya di Pemenang. Oleh karena itu, melihat Gili Meno lebih dekat kemudian menjadi sebuah bagian yang tidak bisa diabaikan. Obrolan intens dengan Muhammad Imran dan Sri Haryati (Aceq) menggelitik ruang-ruang diskusi kami tentang Gili Meno. Yang kemudian berujung [...]

By | 2018-01-18T05:54:26+00:00 January 18th, 2018|AksaraPangan|0 Comments

AksaraTani; Trash Hero Clean Up Gili Meno

Trash Hero adalah sebuah yayasan yang berdiri di Ceko tahun 2013. Salah satu kegiatan Trash Hero adalah mengumpulkan sampah-sampah di area umum agar area umum tetap bersih dari sampah. Sampah-sampah yang dikumpulkan tersebut dapat dikirim ke tempat pengelola sampah (TPS) akhir atau di recycle, tergantung kebijakan masing-masing tempat. Trash Hero masuk pertama kali  ke Indonesia [...]

By | 2017-12-20T03:10:50+00:00 December 20th, 2017|AksaraPangan|0 Comments

AksaraTani; Mandi Safar, Ritual Penolak Bala’

Salah satu tradisi yang masih dilakukan oleh masyarakat tiga Gili (Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air) adalah mandi safar “Rebo Bontong” yang diadakan setiap hari Rabu minggu terakhir di bulan Safar. Menurut cerita beberapa warga Gili Meno, mandi safar “Rebo Bontong” merupakan tradisi dari Bugis dan Manggar yang masih dilakukan sampai saat ini, dan [...]

By | 2017-12-19T13:49:52+00:00 December 19th, 2017|AksaraPangan|0 Comments

AksaraTani; Peduli Dimulai Dari Diri Sendiri

Tulisan ini merupakan karya Mbak Ana, salah satu warga Gili Meno sekaligus sebagai pemilik Warung Ana. Orangtua saya pindah ke Gili Meno dari Gili Air pada tahun 1991. Keadaan Gili Meno pada waktu itu masih seperti hutan. Masih banyak pohon-pohon dan nyamuk. Pertama kali sampai di Gili Meno, saya ikut orangtua menanam singkong, kacang hijau, [...]

By | 2017-12-19T13:46:59+00:00 December 19th, 2017|AksaraPangan|0 Comments

AksaraTani; Penjual Tanaman di Pulau Garam

Seperti biasa , pagi itu kampung di Gili Meno  masih sepi. Menurut beberapa orang lokal yang memiliki usaha penginapan, termasuk Mbak Ace bahwa bulan Oktober sampai Desember nanti adalah bulan-bulan sepi kedatangan tamu.  Bulan ini biasanya digunakan untuk melangsungkan pembangunan dan pembenahan kebun setelah musim kering. Biasanya hujan di gili meno di mulai pada bulan [...]

By | 2017-12-18T15:43:56+00:00 December 18th, 2017|AksaraPangan|0 Comments

AksaraTani; Ritual Sampang Sandro Sebuah Penghormatan Rawa Meno

Tulisan ini adalah karya kolaborasi antara Afifah, Aliya dan Hamdani. mereka adalah tim riset sosio-kultur masyarakat Gili Meno yang termasuk dalam aktivitas proyek-site Aksara Tani. Salah satu keunggulan Gili Meno dari dua Gili lainnya adalah kita dapat menemukan rawa di tengah pulau. Rawa ini dikelilingi oleh hutan bakau dan terpisah dari laut. Menurut masyarakat Gili [...]

By | 2017-12-19T13:46:32+00:00 December 18th, 2017|AksaraPangan|0 Comments

AksaraTani; Menanam Untuk Mengurangi Sampah di Gili Meno

Oleh : Sumaidi (Pengelola Sampah di Gili Meno) Saya tertarik ikut berkebun di The This-Kon karena saya hobi menanam. Sebelumnya bekerja di Gili Meno saya juga sering menanam di kampung saya, di Lokok Piko, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Biasanya saya menanam kacang tanah, jagung, atau pohon-pohonan seperti sengon, jati putih, pisang dan [...]

By | 2017-11-28T07:52:37+00:00 November 28th, 2017|AksaraPangan|0 Comments

AksaraTani; Menggaso, Usaha Sampingan Nelayan Meno

Menggaso merupakan kerajinan anyaman atap dari daun kelapa yang masih dapat kita temui di Lombo Utara, termasuk di Gili Meno.  Menggaso artinya mengikat dan menyusun daun-daun kelapa pada kayu, bambu, atau batang dari bagian daun kelapa sehingga membentuk lembaran yang bisa digunakan untuk atap rumah. Adalah Pak Mahwi, salah satu warga Gili Meno yang masih [...]

By | 2017-11-28T05:36:28+00:00 November 28th, 2017|AksaraPangan|0 Comments